Tidak.

Adakah yang lebih hina dari tindakan mengikuti arus yang tidak tahu esensi dari apa yang diikuti? Adakah yang lebih rendah dari meminta penghormatan? Bukankah jika kita berkualitas, orang akan terpaksa menghargai kita? Adakah yang lebih tragis dari fenomena hobi berkoar komentar tanpa dilandasii tradisi literasi? Adakah yang lebih sia-sia dari gaya, busana, dan rupa seseorang [...]

Advertisements

How?

‚ÄčKalo kamu pandai menilai, 'harusnya' kamu juga pandai dalam mengoreksi. Jadi, sudah sejauh mana koreksimu? masih mengoreksi diri sendiri atau sudah lebih suka mengoreksi orang lain? huehehe